Unordered List

Selamat datang di Blog Ane, jangan sungkan-sungkan kasih komen ya, semoga blog ini bisa bermanfaat,,, bisa-bermanfaat.blogspot.com

Selasa, 30 Juni 2015

Efek Pasar Kaget



Pasar kaget di negeri ini biasanya muncul di tempat-tempat kerumunan orang yang berolahraga atau jalan kaki di Minggu pagi, seperti alun-alun kota, tanah lapang, atau jalan-jalan yang digunakan untuk program car free day.  Awalnya mungkin hanya penjual makanan saja yang berjualan di tempat-tempat kerumunan semacam ini, namun lambat laun pedagang berbagai macam jenis barang lainnya pun akan ikut nangkring juga untuk mengadu untung.
Keberadaan pasar kaget ini memang dilematis. Di satu sisi menguntungkan untuk pertumbuhan ekonomi rakyat, dan memberikan alternatif tempat berbelanja murah bagi masyarakat, namun di sisi lain keberadaannya kerap menjadi biang kerok kemacetan dan membuat kotor kota. Pasalnya usai pasar beroperasi saya amati sampah sering dibiarkan menumpuk atau mengotori jalan begitu  saja oleh para pedagang dadakan ini, mereka lantas tidak membersihkan sampah-sampah yang mereka buat sendiri, mereka mengandalkan para pegawai yang menjadi pembersih lingkungan kota.
Pasar kaget memang unik. Segala jenis barang dan makanan dijajakan di sana. Dari mulai gunting kuku, peniti, gantungan gordyn, bantal-guling sampai sepeda motor ada. Dari mulai cakue mini, warung makan lesehan hingga pizza bisa ditemui di tempat keramaian semacam ini.
Berbelanja di pasar kaget memang bak berbelanja dengan konsep one stop shopping, sekali berbelanja dua tiga barang/makanan akan terlampaui. Apalagi jika Anda mahir menawar harga, niscaya akan banyak barang yang bisa dibawa pulang. Hanya masalah kualitas barang biasanya jadi nomor kesekian.
Namun keberadaan pasar kaget ini ternyata banyak merugikan juga. Apalagi jika berada di jalur jalan utama sebuah kota. Kemacetan yang disebabkan oleh pasar pekanan yang mulai ada sejak lama ini saya amati semakin ke sini semakin parah saja, karena pedagang yang berjualan di tempat itu terus bertambah.
Saya meyakini Pemerintah Kota plus Kepolisian pun dibuat pusing untuk mengatasi hal ini. Jika yang dilakukan adalah penertiban ala Satpol PP tentu akan lebih banyak mudharatnya. Relokasi? Bukan pilihan yang mudah juga. Para pedagang pasti tidak akan mau jika direlokasi ke tempat yang tidak strategis dan diyakini akan didatangi banyak pembeli. Di samping itu, mencari lahan yang luas untuk menampung ratusan pedagang juga bukan perkara yang simpel, apalagi di kota besar.
Entahlah apakah masalah pasar kaget ini sudah menimbulkan masalah kompleks yang sama juga di daerah Anda? Atau justru Pemkot di tempat Anda tinggal sudah memiliki solusi yang jitu untuk mengatasinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar